Lagi, mengenai Earth Hour ’09


earth-hour2AWALNYA SAYA skeptis dengan kegiatan ketika pertama kali posting tentang Earth Hour di blog saya sebelumnya (lihat disini).  Pertama saya dengar mengenai Earth Hour adalah di satu stasiun TV kabel asing (karena di Indonesia tidak pernah ada yang memberitakannya), berlanjut dengan cari info di internet, dan … voila!  Saya rasa ini adalah hal yang bagus untuk di share ke semua orang.  Saya masukkin di blog deh.

Proses kampanye pertama saya adalah ke keluarga saya.  “Ayo, matiin lampu dan listrik di seluruh rumah pada 28 Maret 2009.”  Awalnya mereka mikir,  ngapain sih kaya gitu-gitu, nggak penting deh.  Tapi saya coba terus yakinin,  syukurlah, sekarang mereka mendukung gerakan ini.  Berhasil!!hehehe.

Kampanye kedua saya adalah ke Cewek saya.  Sama aja, awalnya dia “adem-adem” aja tentang ajakan saya ini.  Tapi, prinsip saya, komporin terus!! (Wong itu baik kok.hehehe). Syukurlah, akhirnya dia dan keluarganya mau untuk join dalam kegiatan ini.

Rencana saya adalah Kampanye ketiga saya, targetnya adalah ratusan anak Sekolah Dasar tempat saya menjadi melatih Pramuka besok pagi, 28 Maret 2009.  Saya ingin mengajak mereka untuk aware dengan kegiatan positif dan sederhana ini.  Saya mohon doanya ya kawan-kawan, mudah-mudahan usaha kecil ini bisa membantu bumi ini untuk beristirahat sejenak.

For your info, memadamkan lampu di DKI Jakarta selama 1 jam sama dengan:

  • 300 MW (cukup untuk mengistirahatkan 1 pembangkit listrik dan menyalakan 900 desa);
  • Mengurangi beban listrik di DKI Jakarta sebesar Rp 200 Juta;
  • Mengurangi emisi sekitar 284  Ton CO2;
  • Menyelamatkan lebih dari 284 pohon;
  • Menghasilkan 02 untuk lebih dari 568 orang.

Syukurlah, pemerintah ikut proaktif dengan kegiatan ini.  Bang Foke  a.k.a Fauzi Bowo, sebagai Gubernur DKI Jakarta & Duta Earth Hour ’09 ikut mendukung dan menghimbau Earth Hour ’09.

Momen Earth Hour 2009 ini juga dijadikan semacam “Pemilu” untuk mendukung dua kandidat yang bertarung: Bumi VS Global Warming.  Setiap 1 saklar lampu yang kita matikan sama dengan 1 “kertas suara” untuk mendukung bumi melawan Global Warming.

Mungkin pelaksanaan Earth Hour pertama di Indonesia ini masih belum se optimal di Sidney pada tahun 2007.  Tapi, ada pepatah bilang kan, “Perjalanan 1000 Mil dimulai dari 1 langkah.”

So, vote for Earth!  And enjoying the world for One Hour!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: