Manfaat Internet


Internet buat apaan?

HASIL SURVEI di bawah ini adalah hasil survei yang dilakukan oleh tim litbang Kompas pada 19-20 November 2008, melalui telepon pada 744 responden yang berusia > 17 tahun dan dipilih secara acak dari Buku Petunjuk Telepon Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Padang, Pontianak, Banjarmasin, Makassar, Manado, dan Jayapura. Tingkat kepercayaan dari penelitian ini adalah 95%, nirpencuplikan penelitian +/- 3,4 %. Hasil survei ini juga tidak mewakili sikap seluruh masyarakat, namun begitu kegunaan dari penelitian ini adalah kita bisa mengetahui gambaran dari seberapa besar minat masyarakat Indonesia dalam penggunaan internet bagi kehidupan.

Berikut ini adalah hasil dari survei tersebut:

I. “Akses internet di rumah anda paling sering digunakan untuk apa?”

  • 33,9%    : Tugas Sekolah
  • 25,7%    : Referensi pekerjaan/lowongan
  • 13,8%    : Informasi produk tertentu
  • 6,9 %      : Hiburan
  • 4,7%      : Mencari teman baru
  • 4,0%      : Browsing pengetahuan
  • 3,5%      : Berkomunikasi
  • 3,1%       : Bisnis
  • 2,2%       : Tidak tahu
  • 1,9%       : Mencari Berita
  • 0,3%      : Internet Banking

II. “Khawatir atau tidakkah anda, internet digunakan mengakses hal-hal negatif?”

  • 72,4%    : Ya
  • 27,3%    : Tidak
  • 0,3%      : Tidak tahu / tidak jawab

Kalau berdasarkan hasil survei tersebut, Tugas Sekolah menempati posisi teratas dalam penggunaan internet bagi sebagian masyarakat Indonesia. Tempat kedua adalah Referensi Pekerjaan / Lowongan, kemungkinan prosentase ini bisa meningkat sehubungan dengan banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja karyawan-karyawan perusahaan besar sebagai dampak dari krisis ekonomi global yang terjadi saat ini. Tempat ketiga adalah Informasi Produk Tertentu, hal ini mungkin dapat dikarenakan efisiensi waktu dan prinacy bila dibandingkan dengan seseorang yang harus bertanya langsung dengan Sales atau Customer Service suatu produk.

Mengenai kekhawatiran terhadap hal-hal negatif dalam internet adalah masuk akal, mengingat dunia maya adalah dunia yang bebas dan nyaris tanpa adanya filter dari siapapun. Penggunaan Parent Lock mungkin dapat digunakan untuk mencegah adanya permit access ke hal-hal yang negatif di internet. People awareness masyarakat juga harus dibangun untuk menggunakan internet dengan positif dan optimal.

Happy Surfing🙂

Sumber: Kompas Minggu, Hal 12.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: